bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, sebuah yard salvage di Georgia, Amerika Serikat, menemukan sembilan pon (sekitar 4,08 kg) sabu yang diselundupkan di dalam pintu mobil bekas. Penemuan ini melampaui temuan-temuan aneh yang pernah dilaporkan oleh pembaca jalopnik.com sebelumnya, termasuk narkoba.
Sabu tersebut ditemukan di dalam mobil yang diduga Ford Mustang yang telah berada di lot yard salvage selama setahun. Pihak McDonough Used Auto Parts, tempat yard salvage itu berada, membeli mobil tersebut melalui lelang salvage dan tidak mengetahui riwayatnya sebelumnya. Perusahaan ini biasanya memeriksa mobil yang baru datang untuk mencari barang pribadi atau barang ilegal sebelum suku cadang dijual kepada pelanggan.
Dalam kasus ini, yard salvage baru menyadari adanya narkoba setelah salah satu pintu mobil tersebut terjual. Pelanggan yang membeli pintu itu menemukan sebungkus besar sabu yang tersembunyi di dalam pintu setelah melepas panel interiornya.
Manajer Jay Satterwhite kemudian memeriksa pintu mobil yang tersisa dan menemukan sembilan bungkus sabu lainnya. Ia segera menghubungi Kantor Sheriff Newton County untuk mengambil dan menguji narkoba tersebut. Menurut Satterwhite, narkoba tersebut dibungkus secara profesional menggunakan selofan dan disegel dengan mesin, menunjukkan bahwa ini bukan pekerjaan amatir.
Satterwhite menambahkan bahwa salah satu deputi mengatakan sabu tersebut murni dan belum dicampur. Narkoba tersebut diduga dikemas untuk distribusi massal, bukan penjualan individu. Kantor Sheriff Newton County menyatakan dalam siaran pers bahwa narkoba tersebut bernilai antara $15.000 hingga $20.000.
Deputi bekerja sama dengan DEA untuk melacak sejarah mobil dan bagaimana sabu itu bisa berada di dalamnya. Satterwhite menduga mobil tersebut ditinggalkan oleh pengedar narkoba setelah kecelakaan yang membuatnya rusak total. Pihak kepolisian sedang menyelidiki lebih lanjut.
Sheriff Ezell Brown menyampaikan apresiasinya kepada staf McDonough Used Auto Parts atas kerja sama dan pelaporan temuan tersebut kepada pihak berwenang.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.