bytedaily
Rabu, 20 Mei 2026 - 19:52 WIB

Sentimen Global Dongkrak IHSG, Harga Minyak Anjlok Pasca Penundaan Serangan AS ke Iran

Redaksi 12 April 2026 11 views
Sentimen Global Dongkrak IHSG, Harga Minyak Anjlok Pasca Penundaan Serangan AS ke Iran
Ilustrasi: Sentimen Global Dongkrak IHSG, Harga Minyak Anjlok Pasca Penundaan Serangan AS ke Iran

bytedaily - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi terpantau menguat signifikan, sejalan dengan pergerakan positif bursa saham kawasan Asia. Penguatan ini dipicu oleh kabar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kembali menunda rencana serangan militer ke Iran. IHSG dibuka melonjak 191,38 poin atau 2,75 persen ke level 7.162,41, sementara indeks LQ45 juga mencatat kenaikan 3,22 persen menjadi 724,27.

Keputusan Trump untuk menunda serangan selama dua pekan, yang diiringi dengan negosiasi intensif, memberikan kelegaan bagi pasar global. Penundaan ini berdampak langsung pada penurunan tajam harga minyak dunia, dengan WTI anjlok 14,63 persen ke US$96,43 per barel dan Brent turun 12,86 persen ke US$95,22 per barel. Di sisi lain, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada rilis risalah FOMC Meeting Minutes AS dan data inflasi domestik AS yang akan menjadi indikator kebijakan suku bunga The Fed. Sementara itu, Kementerian Keuangan RI menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dalam kondisi kuat dan mampu menyerap tekanan global, bahkan dengan skenario harga minyak tertinggi.

Secara teknikal, analis memproyeksikan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan rentang support dan resistance di level 6.920-7.240. Penguatan bursa Asia pagi ini terlihat pada indeks Nikkei yang melonjak 5,01 persen. Pergerakan pasar yang fluktuatif ini mencerminkan sensitivitas investor terhadap perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter negara-negara besar, namun sentimen positif dari penundaan konflik Iran memberikan angin segar bagi pasar saham domestik.