bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, meskipun Fiat 500e 2024 kerap dipuji sebagai mobil listrik perkotaan yang nyaris sempurna, penggunaan jangka panjang selama setahun mengungkap sejumlah kekurangan dan kekecewaan.
Penulis berita, yang tinggal di daerah pedesaan Georgia dan menggunakan Fiat 500e dengan jarak tempuh terbatas (sekitar 227 km) sebagai bagian dari 'tes siksaan sukarela', awalnya berharap mengalami drama atau masalah. Namun, mobil listrik yang diimpor dari Turin, Italia, ini terbukti sangat andal, bahkan tidak pernah mengalami insiden seperti terbakar.
Meskipun demikian, penulis membagikan beberapa keluhan setelah mengendarai Fiat 500e selama 12 bulan. Salah satu poin utama adalah jangkauan mobil. Penulis menyatakan bahwa sebagian besar waktu, ia tidak terlalu memikirkan jangkauan karena mengetahui lokasi pengisi daya cepat dan kebutuhan berkendara hariannya tidak membutuhkan lebih dari 227 km.
Namun, ada satu perjalanan rutin yang menjadi masalah: mengantar ke bandara. Dengan jarak tempuh maksimal 227 km, mobil ini tidak mampu menempuh jarak lebih dari 290 km tanpa berhenti mengisi daya. Mengingat pekerjaan penulis sering melibatkan penerbangan, ia menyadari kebutuhan akan mobil listrik dengan jangkauan minimal 320 km.
Pelajaran yang didapat adalah pentingnya mempertimbangkan kebutuhan berkendara jarak jauh yang rutin, bukan hanya 'perjalanan liburan' yang jarang dilakukan. Penulis menyarankan calon pembeli mobil listrik untuk memikirkan rute-rute yang sering mereka lalui dan memastikan jangkauan mobil memadai untuk menghindari kebutuhan pengisian daya di tengah perjalanan.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.