bytedaily
Senin, 06 Juli 2026 - 03:57 WIB

SpaceX Milik Elon Musk Akan Lakukan Penjualan Saham Perdana Senilai $75 Miliar

Redaksi 05 Juni 2026 30 views
SpaceX Milik Elon Musk Akan Lakukan Penjualan Saham Perdana Senilai $75 Miliar
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, dijadwalkan akan melakukan penjualan saham perdana (IPO) pada minggu depan. Penjualan ini berpotensi menjadi yang terbesar dalam sejarah dan akan menjadikan SpaceX sebagai salah satu dari sepuluh perusahaan terbesar yang terdaftar di Amerika Serikat.

Melalui penawaran umum perdana ini, SpaceX menargetkan untuk mengumpulkan dana setidaknya sebesar $75 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas aktivitas perusahaan yang saat ini mencakup eksplorasi antariksa, komunikasi satelit, hingga kepemilikan platform media sosial X dan platform kecerdasan buatan (AI) Grok.

Rencana ambisius Musk tidak berhenti di situ. Ia berencana menggunakan dana yang terkumpul untuk mendanai proyek-proyek masa depan seperti penambangan asteroid, kolonisasi Mars, dan penempatan pusat data AI di luar angkasa. Prospektus penjualan saham bahkan menyebutkan perlunya manusia menghindari "nasib yang sama seperti dinosaurus" dan merencanakan "era kelimpahan" yang berbasis di luar angkasa.

SpaceX, yang secara resmi dikenal sebagai Space Exploration Technologies, saat ini dimiliki oleh Musk dan investor swasta lainnya. Jutaan saham baru akan mulai diperdagangkan secara publik di pasar saham pada 12 Juni. Saham SpaceX akan diperdagangkan di pasar Nasdaq yang berfokus pada teknologi di New York. Meskipun institusi investasi global besar kemungkinan akan membeli saham, individu, termasuk di Inggris, juga akan memiliki kesempatan untuk membeli melalui platform investasi dan broker tertentu.

Tersedia lebih dari 550 juta saham yang ditawarkan dengan harga yang diumumkan SpaceX sebesar $135 per saham. Investor perlu mengevaluasi apakah harga tersebut sepadan dengan nilai perusahaan. Setelah diperdagangkan, nilai saham dapat berfluktuasi tergantung pada persepsi pasar terhadap harga awal.

Bahkan bagi mereka yang tidak berinvestasi langsung, mungkin ada keterlibatan finansial tidak langsung jika dana pensiun atau tabungan mereka berinvestasi di saham SpaceX, atau jika memiliki dana pelacak indeks yang secara otomatis membeli saham perusahaan terbesar.

SpaceX diperkirakan akan dinilai sekitar $1,75 triliun, menjadikannya lebih besar dari pesaing seperti Anthropic dan OpenAI, namun lebih kecil dari raksasa teknologi besar seperti Alphabet (Google), Apple, Microsoft, dan Amazon. Namun, para analis pun tidak dapat memprediksi pergerakan harga saham setelah mulai diperdagangkan.

Meskipun Musk memiliki rekam jejak dalam mengatasi berbagai tantangan, termasuk peluncuran roket yang gagal dan kontroversi politik, perlombaan AI sangat mahal dan penuh ketidakpastian. Hal ini menimbulkan kekhawatiran luas bahwa harga saham mungkin sudah terlalu tinggi dan potensi gelembung pecah.

Pada tahun lalu, SpaceX mencatat pendapatan sebesar $18,6 miliar, namun mengalami kerugian bersih sebesar $4,9 miliar. Prospektus IPO sendiri mengakui bahwa perusahaan "memiliki sejarah kerugian bersih" dan "mungkin tidak dapat" mencapai profitabilitas.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.