bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 20:31 WIB

Startup AI Fragment Diakuisisi Perusahaan Layanan Pelanggan Sierra Milik Bret Taylor

Redaksi 24 April 2026 8 views
Startup AI Fragment Diakuisisi Perusahaan Layanan Pelanggan Sierra Milik Bret Taylor
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, Sierra, startup yang berfokus pada agen layanan pelanggan dan didirikan oleh Bret Taylor, mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka telah mengakuisisi Fragment, sebuah startup asal Prancis yang didukung oleh Y Combinator (YC). Fragment sendiri berperan membantu bisnis mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam alur kerja mereka.

Akuisisi ini menandai pembelian ketiga yang diumumkan secara publik oleh Sierra. Sebelumnya, perusahaan ini telah mengakuisisi Opera Tech, sebuah perusahaan solusi AI enterprise yang berbasis di Jepang, serta Receptive AI, sebuah perusahaan agen suara. Kedua akuisisi tersebut diumumkan pada akhir Maret lalu. Olivier Moindrot dan Guillaume Genthial, para pendiri bersama Fragment, akan bergabung dengan tim Sierra.

Dalam sebuah unggahan blog, Taylor bersama rekannya Clay Bavor, menyatakan bahwa Moindrot dan Genthial akan membawa "kekuatan berharga" pada "upaya pengembangan agen Sierra di Prancis". Rincian finansial dari kesepakatan ini tidak diumumkan. Namun, PitchBook memperkirakan Fragment telah mengumpulkan sekitar 2 juta dolar AS melalui putaran pendanaan awal (seed round).

Bret Taylor, yang juga menjabat sebagai ketua dewan direksi OpenAI, mendirikan Sierra bersama Clay Bavor, seorang mantan petinggi Google, setelah mengundurkan diri sebagai co-CEO Salesforce pada awal 2023. Startup ini mengklaim Casper, Clear, dan Brex sebagai pelanggan mereka dan telah berhasil mengumpulkan pendanaan lebih dari 630 juta dolar AS hingga saat ini dari investor seperti Sequoia dan Benchmark, yang menempatkan valuasi perusahaan pada angka 10 miliar dolar AS.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.