bytedaily
Rabu, 15 Juli 2026 - 12:14 WIB

Startup China Luncurkan Smartphone Berbasis Agen AI, Diklaim Ungguli Potensi Produk OpenAI

Redaksi 15 Juli 2026 1 views
Startup China Luncurkan Smartphone Berbasis Agen AI, Diklaim Ungguli Potensi Produk OpenAI
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, startup teknologi asal China, StepFun, telah memperkenalkan produk terbarunya yang diklaim sebagai smartphone pertama di dunia yang mengusung konsep Agentic AI. Perangkat yang diberi nama StepX Neo ini mampu menjalankan berbagai tugas secara otomatis hanya dengan satu instruksi dari pengguna.

Menurut informasi dari cnnindonesia.com, StepX Neo beroperasi menggunakan StepAOS, sebuah sistem operasi yang dirancang khusus untuk agen AI. Produk ini berada di bawah merek StepX, yang diklaim sebagai merek terminal AI pertama yang dikembangkan secara orisinal berbasis large language model (LLM).

Perangkat StepX Neo, sebagaimana dilaporkan oleh South China Morning Post yang dikutip cnnindonesia.com, dirancang sepenuhnya berpusat pada agen AI. Hal ini berbeda dengan smartphone konvensional yang mengharuskan pengguna membuka dan mengoperasikan aplikasi secara manual satu per satu.

StepFun menjelaskan bahwa StepX Neo memiliki kemampuan untuk memahami permintaan pengguna, mengoordinasikan berbagai layanan, dan menyelesaikan tugas-tugas kompleks secara mandiri. Smartphone ini juga dilengkapi dengan Amoo, asisten AI personal yang terintegrasi langsung dalam sistem operasi StepAOS, memungkinkan interaksi menggunakan bahasa sehari-hari layaknya chatbot.

Menurut cnnindonesia.com yang mengutip GSM Arena, sistem operasi StepAOS diklaim mampu mengatasi tiga kendala utama pada agen AI, yaitu memori, pengambilan keputusan, dan eksekusi. Proses penarikan memori oleh agen AI pada perangkat ini dikabarkan hanya memakan waktu 15 milidetik dan mampu mengeksekusi perintah secara andal tanpa memerlukan koneksi internet.

Meskipun demikian, pemrosesan AI pada StepX Neo tidak sepenuhnya dilakukan di dalam perangkat. Tugas-tugas yang sangat kompleks akan memanfaatkan komputasi awan (cloud), namun StepFun memastikan bahwa data pribadi pengguna tetap aman dan tidak keluar dari ponsel.

StepFun mengklaim bahwa LLM bawaan perangkat ini, Step Edge, menduduki peringkat teratas dalam 29 pengujian benchmark terkemuka. Namun, detail mengenai benchmark spesifik dan model AI pembanding tidak diuraikan lebih lanjut.

Munculnya StepX Neo ini disebut-sebut memanaskan persaingan di bidang AI antara China dan Amerika Serikat. Perangkat ini meluncur sebelum adanya pameran resmi dari OpenAI terkait rumor pengembangan smartphone AI mereka, yang ditargetkan rilis pada 2027. Rencana OpenAI ini dilaporkan menghadapi kendala setelah munculnya tuduhan pembajakan karyawan dan pencurian rahasia dagang dari Apple.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.