bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 01:18 WIB

Subaru Hadapi Gugatan Kelompok Akibat Masalah Aki yang Terus Terkuras

Redaksi 13 Mei 2026 13 views
Subaru Hadapi Gugatan Kelompok Akibat Masalah Aki yang Terus Terkuras
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Subaru kini menghadapi gugatan kelompok (class action) terkait masalah aki kendaraan yang terus terkuras dayanya, bahkan setelah penggantian. Menurut laporan CarComplaints.com, akar masalahnya bukan pada aki itu sendiri, melainkan pada kebocoran daya parasit yang terus mengonsumsi listrik dari aki meskipun mobil dalam keadaan mati.

Diduga, cacat pada sistem kelistrikan kendaraan gagal mengelola konsumsi daya dengan benar saat mesin dimatikan. Para penggugat mengklaim setidaknya satu modul kontrol elektronik gagal mengalihkan kendaraan ke mode tidur berdaya rendah, yang menyebabkan kebocoran daya aki tersebut. Fenomena ini bisa muncul tiba-tiba dan membuat aki sangat lemah hingga tidak berfungsi sebelum akhirnya mati total.

Dalam kasus-kasus yang dilaporkan, masalah ini awalnya didiagnosis sebagai aki mati. Namun, masalah tetap berlanjut bahkan setelah aki diganti karena isu kebocoran daya terus merusak aki baru. Subaru sendiri telah mengeluarkan buletin informasi servis yang berisi prosedur diagnostik yang tepat, alih-alih langsung mengasumsikan masalahnya ada pada Modul Komunikasi Data (DCM).

Kecenderungan teknisi Subaru untuk menganggap DCM yang bermasalah sebagai penyebab kebocoran daya berakar dari gugatan kelompok sebelumnya terhadap model-model lama dengan perilaku serupa. Masalah tersebut terkait dengan penghentian jaringan seluler 3G, yang sebelumnya digunakan banyak mobil untuk fitur konektivitas. Sistem Starlink milik Subaru, yang tidak terkait dengan jaringan satelit bernama sama milik Elon Musk, merupakan salah satunya. Kebocoran daya berlebih berasal dari upaya sistem tersebut untuk terus terhubung ke jaringan 3G yang sudah tidak ada. Menurut The Autopian, Subaru pernah memberikan perpanjangan garansi untuk DCM, termasuk opsi pelepasan atau penggantian pada mobil yang didiagnosis mengalami masalah ini. Oleh karena itu, teknisi Subaru memerlukan panduan untuk mencari akar masalah yang sebenarnya, bukannya berasumsi itu adalah isu DCM lain, mengingat DCM versi baru tidak mengalami masalah ini.

Setelah pernah mengalami isu kebocoran daya yang signifikan, diharapkan Subaru akan berupaya mencegah masalah serupa pada kendaraan di masa depan. Namun, tampaknya hal tersebut belum terjadi, dan tidak seperti masalah DCM sebelumnya, belum ada penyebab pasti yang diketahui untuk masalah kebocoran daya terbaru ini.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.