bytedaily - Sebagai langkah inovatif dalam transisi energi berkelanjutan, Suzuki Motor Corporation kini memproduksi biogas dari limbah kotoran sapi untuk digunakan sebagai bahan bakar kendaraan di India, pasar otomotif terbesarnya. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi jejak karbon, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi para peternak lokal.
Fasilitas produksi biogas yang berlokasi di Gujarat, India Barat, telah diperkenalkan kepada publik pada pertengahan Maret 2026. Di sini, kotoran sapi melalui proses fermentasi selama satu bulan dalam tangki besar. Gas yang dihasilkan kemudian dimurnikan menjadi bahan bakar yang siap pakai untuk kendaraan berbasis Compressed Natural Gas (CNG). Selain menjadi sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bensin, sisa hasil pengolahan biogas ini juga dimanfaatkan sebagai pupuk organik bernilai jual.
Suzuki menargetkan perluasan operasional dengan membangun tujuh fasilitas biogas tambahan di seluruh India, melengkapi dua fasilitas yang sudah beroperasi. Dengan kapasitas pengolahan 100 ton kotoran sapi per hari yang menghasilkan 1,5 ton biogas, program ini diharapkan mampu menggerakkan sekitar 850 kendaraan per hari. Lebih dari sekadar efisiensi energi, Suzuki juga memberikan nilai tambah ekonomi langsung kepada peternak dengan membeli kotoran sapi seharga Rp184 per kilogram, yang diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan tahunan rumah tangga peternak hingga Rp13,2 juta.