bytedaily
Senin, 18 Mei 2026 - 22:34 WIB

Tesla Hentikan Produksi Model S dan Model X, Alihkan Pabrik untuk Robot Optimus

Redaksi 16 Mei 2026 7 views
Tesla Hentikan Produksi Model S dan Model X, Alihkan Pabrik untuk Robot Optimus
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Tesla mengakhiri era produksi dua model mobil listriknya yang berpengaruh, Model S dan Model X, pada akhir pekan lalu di pabrik Fremont. Penghentian ini menandai berakhirnya 14 tahun produksi Model S dan 11 tahun untuk Model X. Ke depannya, Tesla hanya akan memproduksi Model 3, Model Y, dan Cybertruck untuk konsumen.

Keputusan ini diumumkan oleh Elon Musk pada Januari lalu. Pabrik Fremont yang sebelumnya memproduksi Model S dan X akan dialihfungsikan untuk memproduksi robot humanoid Optimus. Pada tahun 2025, hampir 97% dari seluruh Tesla yang dikirimkan adalah Model 3 atau Model Y.

Musk menyatakan dalam panggilan pada Januari bahwa ruang produksi Model S dan X di pabrik Fremont akan dikonversi menjadi pabrik Optimus dengan target jangka panjang memproduksi satu juta unit robot Optimus per tahun. "Ini sedikit menyedihkan, tetapi sudah waktunya untuk mengakhiri program S dan X dan beralih ke masa depan otonom," ujarnya.

Sebagai penutup, kedua model tersebut diluncurkan dalam edisi Signature Series. Model S Signature hadir dengan cat Garnet Red, emblem emas, kap spion hitam, dan rem karbon-keramik dengan kaliper emas. Edisi ini dilengkapi dengan powertrain Plaid, di mana hanya 250 unit Model S Signature yang akan diproduksi, bersama dengan 100 unit Model X Signature. Keduanya dibanderol seharga $159.420.

Tesla Model S yang pertama kali diproduksi pada tahun 2012 dianggap telah mengubah lanskap otomotif secara permanen. Meskipun mobil listrik lain sudah ada sebelumnya, popularitas Model S disebut-sebut berhasil mengubah citra mobil listrik dari yang dianggap kurang bertenaga dan niche menjadi kendaraan yang diinginkan, mewah, dan aspiratif. Beberapa pihak bahkan menganggap Model S sebagai mobil terpenting di abad ke-21.

Interior Model S yang berpusat pada layar besar kemudian diikuti oleh banyak merek mobil lain. Kesuksesan finansial Tesla memicu gelombang startup yang ingin memanfaatkan tren mobil listrik. Selain itu, Model S juga berperan dalam melambungkan nama Elon Musk dari seorang tokoh teknologi yang relatif tidak dikenal menjadi nama yang sangat dikenal dan diperdebatkan.

Tesla menjadi identik dengan mobil listrik secara umum. Hingga kini, perusahaan tersebut telah menjual sekitar 750.000 unit sedan Model S dan SUV Model X secara gabungan. Hingga saat ini, belum ada indikasi bahwa Tesla sedang mengembangkan penerus untuk kedua model tersebut.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.