bytedaily
Rabu, 01 April 2026

TKDN Jadi Kunci Utama Percepatan Ekosistem Industri Kendaraan Listrik Nasional

Redaksi 31 Maret 2026 6 views
TKDN Jadi Kunci Utama Percepatan Ekosistem Industri Kendaraan Listrik Nasional
Ilustrasi: TKDN Jadi Kunci Utama Percepatan Ekosistem Industri Kendaraan Listrik Nasional

bytedaily - Pengembangan industri kendaraan listrik (EV) di Indonesia menghadapi tantangan signifikan terkait rendahnya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Kondisi ini berpotensi menjadikan Indonesia hanya sebagai pasar bagi produsen global, bukan menjadi pemain utama.

Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi, menekankan bahwa hilirisasi mineral harus melampaui tahap pengolahan awal atau smelterisasi. Ia berpendapat bahwa proses hilirisasi perlu dilanjutkan hingga menghasilkan produk bernilai tambah tinggi yang dapat diintegrasikan langsung ke dalam industri kendaraan listrik nasional. Tanpa ekosistem industri yang terintegrasi dari hulu ke hilir, Indonesia akan kehilangan potensi nilai tambah ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan pengembangan industri pendukung.

Fahmy juga menyoroti kebijakan impor kendaraan listrik untuh (CBU) yang dinilai belum sejalan dengan tujuan membangun industri domestik. Dominasi impor, terutama dari negara seperti China, Korea Selatan, dan Jepang, tanpa kandungan lokal yang memadai, memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar semata. Ia mengusulkan agar kebijakan TKDN yang lebih ketat, yang sebelumnya mensyaratkan peningkatan konten lokal secara bertahap, perlu dihidupkan kembali.

Untuk memperkuat TKDN, Fahmy menyarankan adanya kerja sama strategis dengan investor asing yang disertai transfer teknologi. Pendekatan ini diharapkan dapat membangun kapasitas industri lokal secara bertahap, dimulai dari produksi komponen hingga akhirnya kemandirian dalam memproduksi kendaraan listrik dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan.