bytedaily - Toyota siap menggebrak pasar kendaraan listrik Eropa dengan peluncuran SUV bergaya coupe terbarunya, Toyota C-HR+, yang dijadwalkan meluncur bulan ini. Mobil listrik ini menghadirkan inovasi signifikan, terutama dalam hal jarak tempuh dan teknologi, menandai langkah serius Toyota dalam elektrifikasi. Dibangun di atas platform eTNGA yang memang dirancang khusus untuk EV, C-HR+ menjanjikan pengalaman berkendara yang berbeda.
Model C-HR+ hadir dalam tiga varian: Mid, Mid+, dan High, dengan pilihan dua kapasitas baterai: 57,7 kWh dan 77 kWh. Varian dengan baterai 77 kWh dan penggerak roda depan menjadi sorotan utama karena kemampuannya menempuh jarak hingga 607 km dalam sekali pengisian daya, menjadikannya model EV Toyota dengan jangkauan terpanjang saat ini. Selain itu, kecepatan juga tidak diabaikan; versi penggerak semua roda (AWD) mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 5,2 detik. Fitur pengisian cepat 150 kW juga hadir di semua versi, memungkinkan pengisian daya dari 10% hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 28 menit, sementara varian High grade dilengkapi pengisi daya internal 22 kW untuk pengisian baterai lebih kecil dalam waktu dua jam.
Dari segi desain, C-HR+ mengadopsi tampilan 'kepala palu' yang modern dengan lampu LED tipis, serta memiliki dimensi 4.530 mm, lebih panjang 170 mm dari C-HR standar, untuk menciptakan ruang kabin yang lebih lapang dengan jarak 900 mm antara kursi depan dan belakang. Interiornya dilengkapi layar sentuh 14 inci untuk infotainment dan navigasi, serta layar 7 inci untuk pengemudi, dengan sarung jok yang terbuat dari botol plastik daur ulang. Bagasi menawarkan kapasitas 416 liter, dan sistem keamanan Toyota T-Mate yang mencakup kamera dan sensor mampu mendeteksi bahaya serta secara otomatis berbelok atau mengerem untuk menghindari tabrakan. Fitur ini menegaskan komitmen Toyota pada keselamatan penggunanya.