bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, penulis artikel ini sedang melakukan perjalanan ke Oregon untuk liburan berkemah dan bermain motorcross. Selama perjalanannya, ia menemukan beberapa mobil menarik yang dijual secara online di wilayah tersebut, yang disebutnya sebagai 'Dopest Cars'. Kumpulan mobil kali ini menampilkan campuran yang beragam, mulai dari monster off-road, calon juara autocross, hingga modifikasi dengan rekayasa yang dipertanyakan.
Salah satu mobil yang menarik perhatian adalah sebuah Volvo 740 Turbo. Penulis merasa proporsi, ketinggian, dan roda mobil ini terlihat janggal dan seharusnya lebih rendah. Ia membayangkan mobil wagon kotak ini diturunkan (slammed) dengan velg Wats, turbo diatur maksimal, tanpa perbaikan cat. Penulis bahkan mengajak pembaca untuk membeli mobil ini, memodifikasinya, dan mengirimkan foto serta video hasilnya. Ia menyayangkan minimnya apresiasi terhadap modifikasi patina pada Volvo 740, berbeda dengan Volvo 240 yang sering dijadikan drift missile.
Selanjutnya, artikel membahas Toyota MR2 Spyder. Menurut penulis, varian ini mungkin yang paling kurang disukai di kalangan penggemar, karena tidak mendapatkan varian turbo atau supercharged seperti generasi sebelumnya. Mobil ini hanya menawarkan atap terbuka, namun tetap menjadi mobil sport ringan dengan mesin di tengah dan penggerak roda belakang. Penulis berpendapat bahwa jika mobil seperti ini dirilis saat ini, dengan bobot ringan, dua tempat duduk, atap kain, dan mesin kecil yang menyenangkan di belakang pengemudi, maka mobil ini akan sangat diapresiasi. Ia menganggap orang-orang di awal tahun 2000-an memiliki terlalu banyak pilihan mobil dibandingkan pasar saat ini.
Selain itu, disebutkan pula sebuah KLR650 yang harganya dua kali lipat dari Volvo wagon sebelumnya. Meskipun KLR650 sering diperdagangkan dengan harga murah di Facebook Marketplace dan hampir tidak pernah rusak permanen, jumlahnya yang melimpah di pasar bekas membuat harganya tetap rendah. Namun, reputasinya yang tak terhancurkan membuatnya tetap memiliki nilai. Penulis mengakui bahwa setiap pengendara motor menghargai KLR karena keandalannya.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.