bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Transjakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,07 Triliun untuk 3.782 Bus Listrik

Redaksi 13 Oktober 2026 9 views
Transjakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,07 Triliun untuk 3.782 Bus Listrik
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Transjakarta berpotensi memperoleh pembiayaan hingga Rp5,07 triliun dari Bank Jakarta untuk mendukung elektrifikasi 3.782 armada. Kerja sama tersebut memiliki jangka waktu tiga tahun dan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (12/10).

Dukungan pembiayaan itu ditujukan untuk mempercepat pengembangan armada listrik dan membantu mengurangi emisi di Ibu Kota.

Dalam rangkaian kerja sama strategis BUMD, BUMN, dan perangkat daerah, Bank Jakarta juga berkolaborasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Jamkrida Jakarta. Kolaborasi tersebut mendukung Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah bagi pekerja sektor informal, dengan potensi nilai Rp587 miliar melalui penyaluran dan penjaminan kredit.

Bank Jakarta turut bekerja sama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk membiayai pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas. Fasilitas kredit yang disiapkan memiliki plafon Rp220 miliar dengan tenor 15 tahun. Proyek itu diharapkan memperkuat perpindahan antarmoda dan akses pejalan kaki di kawasan Dukuh Atas.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa upaya menuju Jakarta sebagai Top 50 Global City pada 2030 memerlukan kolaborasi berbagai unsur perkotaan. Menurutnya, sinergi dibutuhkan untuk mendukung infrastruktur, konektivitas, teknologi informasi dan komunikasi, energi terbarukan, serta peningkatan layanan publik.

Pramono juga menekankan bahwa kesepakatan kerja sama perlu dilanjutkan dengan program nyata, sasaran terukur, dan tata kelola yang baik. Manfaat bagi warga, katanya, menjadi salah satu ukuran keberhasilan kerja sama.

Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta Saefullah Hidayat mengatakan pemerintah provinsi terus mendorong kolaborasi BUMD, BUMN, dan perangkat daerah untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan pelayanan publik. Ia menyebut BUMD berperan dalam kinerja bisnis, pelayanan masyarakat, dan penggerak ekonomi daerah.

Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta mencatat 52 kerja sama strategis hingga triwulan III 2026. Rinciannya, 27 kerja sama BUMD dengan BUMN dan 25 sinergi antar-BUMD, yang melibatkan 14 BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.