bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, efisiensi bahan bakar menjadi prioritas utama bagi pengemudi dan operator truk semi, terutama dengan lonjakan harga diesel yang mencapai rata-rata $5,50 per galon pada April 2026. Peningkatan efisiensi pada truk diesel tidak hanya menekan biaya operasional tetapi juga meningkatkan keuntungan.
Meskipun truk semi rata-rata hanya mampu mencapai 7,2 mil per galon (mpg), peningkatan angka tersebut dapat menghasilkan penghematan bahan bakar yang signifikan. Hal ini mendorong evolusi desain truk semi dari bentuk kotak menjadi mesin yang dioptimalkan secara aerodinamis. Beberapa trailer kini dilengkapi scoop plastik besar untuk menghemat 10% bahan bakar, serupa dengan penggunaan Airtabs pada tepi bodi untuk menghaluskan aliran udara.
Contohnya, Freightliner Cascadia generasi kelima menampilkan desain baru yang menjadikannya salah satu truk semi paling hemat bahan bakar di pasaran. Fitur seperti bumper depan Max Aero, penutup tiga bagian untuk ruang roda depan, deflektor pilar A yang dioptimalkan, kap mesin yang didesain ulang, dan segel kap mesin-ke-bumper berfungsi mengurangi hambatan udara. Insinyur juga menyempurnakan mesin diesel Detroit DD13 atau DD15 serta transmisi Detroit DT12 untuk memaksimalkan penggunaan setiap tetes bahan bakar.
Truk semi efisien lainnya adalah Kenworth T680 Advantage. Model ini dilengkapi dengan ekstensi samping yang lebih panjang pada varian sleeper 76 inci, dam udara depan, pelindung lumpur yang dioptimalkan secara aerodinamis, ekstensi fairing, penutup lubang knalpot, deflektor udara pada fairing belakang, dan penutup roda.
Dengan mesin diesel Paccar MX-13 dan transmisi otomatis 10 percepatan Eaton Fuller Advantage, T680 Advantage diklaim dapat mencapai hingga 9 mpg. Namun, uji coba oleh 10-4 Magazine menunjukkan angka 10,14 mpg. Angka ini cukup mengesankan untuk truk Kelas 8, mengingat Ram 1500 TRX dengan AWD hanya mampu mencapai 12 mpg.
Peterbilt 579 juga mengadopsi peningkatan desain bodi serupa untuk mengurangi hambatan angin, termasuk dam udara di bumper depan, kisi-kisi depan yang dioptimalkan secara aerodinamis, kepala spion yang didesain ulang, dan penutup ruang roda. Powertrain dan drivetrain-nya menggunakan mesin PACCAR MX, gardan tandem DX-40k, transmisi TX-12, dan desain pinion thru-shaft yang semuanya dioptimalkan untuk efisiensi bahan bakar.
Perhitungan sederhana menunjukkan pentingnya truk hemat bahan bakar. Peningkatan efisiensi rata-rata dari 7 mpg menjadi 8 mpg berarti pengurangan konsumsi dari 0,143 galon per mil (gpm) menjadi 0,125 gpm. Penghematan sebesar 0,018 gpm, atau sekitar 1.800 galon AS diesel per tahun untuk jarak tempuh 100.000 mil, setara dengan penghematan sekitar $9.500 per tahun berdasarkan harga diesel saat ini.
Pengemudi juga dapat memaksimalkan jarak tempuh dengan meminimalkan waktu idle, menjaga putaran mesin tetap rendah, dan membatasi kecepatan maksimum.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.