bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, di tengah harga rata-rata bensin di Amerika Serikat yang mencapai $4,50 per galon dan diesel $5,64, Presiden Donald Trump mengusulkan penghentian sementara pajak bensin federal sebagai solusi biaya bahan bakar yang tinggi. Namun, pertanyaan besar muncul mengenai apakah usulan ini dapat direalisasikan dan seberapa efektifnya.
Secara hukum, kewenangan untuk mengubah atau menghentikan pajak bensin federal berada di tangan Kongres, bukan presiden. Sebagai kepala cabang eksekutif, presiden hanya dapat mengupayakan persuasi kepada Kongres. Para ahli hukum sepakat bahwa undang-undang yang berlaku memberikan kontrol penuh kepada Kongres atas pajak federal tersebut.
Selain hambatan hukum, dampak penghentian pajak bensin federal juga dipertanyakan. Pajak bensin federal hanya menyumbang sekitar $0,183 per galon bensin dan $0,243 per galon diesel. Penghentian ini hanya akan memberikan sedikit keringanan bagi pengemudi, sementara harga bahan bakar tetap jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelum konflik di Iran. Meskipun Trump berargumen bahwa jumlah tersebut tetap berarti bagi masyarakat, para ahli meragukan efektivitasnya dalam menurunkan harga secara signifikan.
Usulan serupa pernah dilontarkan oleh Presiden Joe Biden pada tahun 2022, namun disambut skeptisisme dari berbagai pihak. Laporan Washington Post saat itu menyebutkan bahwa para anggota parlemen dari kedua partai, serta para ekonom, bersikap hati-hati. Kekhawatiran utama adalah penghentian pajak bensin federal tidak akan serta merta menurunkan harga, bahkan berpotensi menjadi keuntungan bagi industri minyak dan memperburuk kelangkaan energi.
Para ekonom juga menyoroti prinsip dasar penawaran dan permintaan. Penghentian pajak bensin memang akan membuat harga di pompa lebih murah, namun tidak akan menambah pasokan bahan bakar. Dalam kondisi permintaan yang tinggi dan pasokan yang stagnan, kenaikan harga tetap tidak terhindarkan, yang pada akhirnya lebih menguntungkan perusahaan minyak daripada masyarakat umum.
Masalah krusial lainnya adalah tujuan dari pajak bensin federal. Dana yang terkumpul dari pajak ini dialokasikan langsung ke Dana Perwalian Jalan Raya (Highway Trust Fund) untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur penting. Penghentian sementara pajak ini akan mengurangi miliaran dolar dari anggaran yang sangat dibutuhkan untuk perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.