bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, meskipun teknologi injeksi bahan bakar telah mendominasi industri sepeda motor sejak tahun 2000-an, masih ada beberapa model baru yang tetap setia menggunakan karburator. Teknologi karburator, yang menggunakan mekanisme vakum untuk mencampur udara dan bahan bakar, menawarkan nuansa berkendara klasik dan kemudahan perbaikan menggunakan alat sederhana.
Sepeda motor dengan karburator ini dianggap sebagai 'mesin waktu' bagi para penggemar yang menginginkan pengalaman berkendara retro tanpa harus membeli motor bekas yang mungkin sudah mengalami modifikasi atau kerusakan. Namun, keberadaan motor-motor ini diperkirakan tidak akan bertahan lama karena regulasi emisi yang semakin ketat di berbagai negara.
Salah satu contohnya adalah Suzuki DR650S model 2026. Sepeda motor dual-sport ini telah diproduksi selama 30 tahun dengan sedikit perubahan mekanis, kecuali untuk peningkatan keandalan. Dengan mesin 644cc silinder tunggal berpendingin udara dan oli yang menghasilkan 35,1 tenaga kuda dan torsi 32,2 pound-feet, DR650S menawarkan sensasi berkendara yang berbeda dibandingkan motor modern. Harganya dibanderol $7.299 (belum termasuk biaya pengiriman) dan masih memiliki dukungan aftermarket yang kuat untuk peningkatan performa.
Suzuki DR650S tidak sendirian dalam mempertahankan teknologi karburator di segmen dual-sport. Ia memiliki pesaing langsung dan kembaran visual, yaitu Honda XR650L, yang dijual dengan harga lebih murah, mulai dari $6.999. Motor ini bahkan lebih tua, debut pada tahun 1993, dan belum mendapatkan pembaruan mekanis sejak saat itu. Meskipun tidak dijual sebagai model 2026, Honda XR650L masih tersedia di pasar.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.