bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 16:33 WIB

Wali Kota Jambi Jajaki Potensi Ekonomi Melalui Kolaborasi Budaya Melayu Islam di Malaka

Redaksi 08 Maret 2026 12 views
Wali Kota Jambi Jajaki Potensi Ekonomi Melalui Kolaborasi Budaya Melayu Islam di Malaka
Ilustrasi: Wali Kota Jambi Jajaki Potensi Ekonomi Melalui Kolaborasi Budaya Melayu Islam di Malaka

bytedaily - Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, memanfaatkan momen kehadiran di Malaka, Malaysia, untuk memperkuat kolaborasi budaya Melayu Islam, dengan fokus pada potensi ekonomi yang dapat digali dari kekayaan warisan tersebut. Keikutsertaannya dalam Majlis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa menjadi landasan strategis untuk membangun jejaring dan mendorong pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Maulana menekankan bahwa forum internasional seperti ini adalah ruang penting untuk memperkuat identitas budaya serumpun sekaligus membuka pintu bagi pengembangan potensi ekonomi, khususnya sektor pariwisata. Kota Jambi, dengan warisan budaya Melayu Islam yang kuat di kawasan Seberang Kota Jambi, diyakini memiliki daya tarik ekonomi yang belum tergarap optimal.

“Kolaborasi budaya Melayu ini sangat penting untuk terus dikembangkan. Selain memperkuat identitas budaya, juga membuka peluang pengembangan sektor pariwisata berbasis nilai-nilai Melayu Islam di Kota Jambi,” ujar Maulana, menyoroti signifikansi ekonomi dari pelestarian budaya.

Inisiatif Pemerintah Kota Jambi untuk mengembangkan kawasan wisata baru di Seberang Kota Jambi, termasuk pembangunan Kampung Batik Seberang Kota Jambi, disebut sebagai upaya konkret untuk mentransformasi nilai budaya menjadi sumber ekonomi. Kampung Batik ini tidak hanya akan menjadi pusat kerajinan, tetapi juga destinasi wisata yang mengedepankan arsitektur, tradisi, dan aktivitas masyarakat yang kental dengan nuansa Melayu Islam.

“Kita ingin Kampung Batik di Seberang Kota Jambi menjadi destinasi wisata budaya yang kuat dengan identitas Melayu Islam. Ini juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya, menegaskan keterkaitan erat antara pelestarian seni dan peningkatan kesejahteraan.

Partisipasi dalam acara internasional ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarnegara Melayu, membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang budaya, pendidikan, dan pariwisata religi, yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Jambi.