bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, Wells Fargo telah menaikkan peringkat saham Automatic Data Processing, Inc. (NASDAQ:ADP) dari 'Underweight' menjadi 'Equal Weight' pada 18 Mei. Perusahaan riset tersebut juga menetapkan target harga sebesar $214 untuk saham ADP.
Wells Fargo menilai profil risiko dan imbal hasil saham ADP lebih baik pada level saat ini. Hal ini didasari oleh adanya 'peningkatan moderat' pada fundamental perusahaan dan pelemahan harga sahamnya sepanjang tahun berjalan. Perusahaan riset tersebut berpendapat bahwa kekhawatiran seputar kecerdasan buatan (AI) yang baru-baru ini muncul, meskipun tidak sepenuhnya tidak berdasar, kemungkinan besar berlebihan.
Automatic Data Processing, Inc. (NASDAQ:ADP) merupakan penyedia solusi manajemen sumber daya manusia (HCM) berbasis cloud secara global. Perusahaan ini menyatukan administrasi SDM, penggajian, talenta, waktu, pajak, dan tunjangan karyawan, serta memimpin dalam layanan outsourcing bisnis, analitik, dan keahlian kepatuhan.
Pada kuartal ketiga 2026 yang berakhir bulan lalu, ADP melaporkan hasil yang kuat, melampaui perkiraan baik dari sisi laba maupun pendapatan. Perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 7%, ekspansi margin laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) yang disesuaikan sebesar 80 basis poin, dan pertumbuhan laba per saham (EPS) yang disesuaikan sebesar 10% dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Lebih lanjut, ADP menaikkan proyeksi keuangannya untuk tahun fiskal 2026. Perusahaan kini memperkirakan pertumbuhan EPS yang disesuaikan akan naik 10%-11%, dari perkiraan sebelumnya sebesar 9%-10%. Proyeksi pertumbuhan pendapatan konsolidasinya juga direvisi menjadi 6% hingga 7%, naik dari sekitar 6% sebelumnya. Selain itu, ADP kini memproyeksikan ekspansi margin EBIT sepanjang tahun sebesar 70-80 basis poin, dibandingkan kisaran sebelumnya 50-70 basis poin.
Matrix Asset Advisors, sebuah perusahaan manajemen aset, dalam surat investor kuartal pertama 2026 menyatakan bahwa mereka memulai posisi parsial baru di Automatic Data Processing, Inc. (NASDAQ:ADP) dan Procter & Gamble. Matrix Asset Advisors menyoroti ADP sebagai pemimpin dalam administrasi penggajian, asuransi kesehatan grup, asuransi bisnis, paket kompensasi pekerja, dana pensiun, dan kepatuhan untuk bisnis besar maupun kecil. Fungsi-fungsi administratif ini dinilai krusial bagi operasional bisnis dan perusahaan memiliki tingkat retensi klien yang sangat tinggi.
Harga saham ADP dilaporkan telah turun sekitar 30% dalam setahun terakhir akibat kekhawatiran bahwa kecerdasan buatan akan mengganggu bisnisnya dan perlambatan pasar tenaga kerja. Matrix Asset Advisors mencatat bahwa ADP memiliki rekam jejak panjang dalam meningkatkan laba dan dividen. Pada harga pembelian awal sekitar $215, saham diperdagangkan pada batas bawah kelipatan P/E historisnya, yaitu 18 kali laba ke depan, dan pada batas atas imbal hasil dividen sebesar 3,2%. ADP telah meningkatkan dividennya selama lebih dari 50 tahun berturut-turut. Perusahaan manajemen aset tersebut meyakini harga saham akan pulih kuat ketika perusahaan menunjukkan bahwa ketakutan mengenai gangguan AI terhadap bisnisnya dilebih-lebihkan.
Meskipun demikian, Matrix Asset Advisors mengakui potensi ADP sebagai investasi, namun percaya bahwa saham-saham AI tertentu menawarkan potensi kenaikan yang lebih besar dengan risiko penurunan yang lebih kecil.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.