bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, Amerika Serikat kembali menunjukkan posisinya sebagai pemimpin dalam penggalangan dana global melalui penawaran umum perdana (IPO) di bursa sahamnya. Pada tahun 2025, investor global berhasil mengumpulkan dana sekitar 44 miliar dolar AS melalui IPO di bursa Amerika Serikat. Angka ini jauh melampaui bursa Hong Kong yang mencatat penggalangan dana sebesar 24 miliar dolar AS.
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar negara berkembang menunjukkan peningkatan dalam peringkat penggalangan dana, sementara beberapa pemimpin pasar lama mengalami kemunduran. India, misalnya, menempati peringkat ketiga tahun lalu dengan mengumpulkan 18 miliar dolar AS. Sebaliknya, London Stock Exchange hanya berhasil menggalang dana sebesar 2 miliar dolar AS untuk perusahaan-perusahaan pada tahun 2025.
Menurut laporan tersebut, beberapa faktor kunci yang menjadikan Amerika Serikat pemimpin konsisten dalam penggalangan dan alokasi dana meliputi kerangka kerja politik dan ekonomi demokrasi-kapitalis yang telah diadopsi negara tersebut selama beberapa dekade. Selain itu, kekuatan sistem keuangan dan perbankan AS yang tidak tertandingi serta status dolar AS sebagai mata uang utama dunia turut berkontribusi. Lebih lanjut, regulator di AS menuntut tingkat transparansi yang tinggi dari perusahaan yang ingin menggalang dana di negara tersebut, termasuk detail-detail spesifik.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.