bytedaily
Senin, 06 Juli 2026 - 03:36 WIB

Anthropic Ajukan IPO dan Perluas Model AI Terkuat Sehari Kemudian

Redaksi 05 Juni 2026 16 views
Anthropic Ajukan IPO dan Perluas Model AI Terkuat Sehari Kemudian
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, laboratorium kecerdasan buatan (AI) Anthropic, yang berada di balik chatbot Claude, telah mengajukan penawaran umum perdana (IPO) secara rahasia pada 1 Juni. Langkah ini diambil sehari sebelum mereka memperluas akses ke model AI terkuatnya, Claude Mythos, untuk infrastruktur kritis di lebih dari 15 negara.

Anthropic, yang didirikan pada tahun 2021 oleh para peneliti yang meninggalkan OpenAI, baru saja mengumpulkan pendanaan Seri H sebesar $65 miliar pada 28 Mei. Pendanaan ini menempatkan valuasi perusahaan di angka sekitar $965 miliar, menjadikannya startup AI paling bernilai di dunia, melampaui OpenAI, menurut laporan CNBC.

Pengajuan IPO ini menempatkan Anthropic dalam persaingan tiga arah untuk memasuki pasar publik. SpaceX diperkirakan akan menjadi perusahaan pertama yang melantai di bursa, diikuti oleh Anthropic dan OpenAI yang berlomba-lomba untuk menjadi perusahaan kedua yang go public dengan valuasi mendekati atau melebihi $1 triliun, seperti dilaporkan Axios.

Perbandingan valuasi Anthropic dengan Produk Domestik Bruto (PDB) IMF tahun 2025 menempatkan laboratorium AI ini setara dengan ekonomi terbesar ke-20 di dunia, melampaui output tahunan beberapa negara. Meskipun valuasi perusahaan berbeda dengan PDB, perbandingan ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam penumpukan kekayaan dan konsentrasi kepemilikan.

Model Claude Mythos, yang disebut sebagai sistem terkuat Anthropic, mampu mendeteksi ribuan kerentanan perangkat lunak baru dalam hitungan minggu, menurut TechCrunch. Perusahaan memperluas program Project Glasswing, yang bertujuan menemukan dan memperbaiki kerentanan perangkat lunak kritis, ke sekitar 150 organisasi di lebih dari 15 negara pada 2 Juni. Kelompok sebelumnya yang beranggotakan 50 mitra, termasuk pemerintah AS, telah mendapatkan akses pada bulan April.

Mitra-mitra baru ini mencakup operator jaringan listrik, sistem air, rumah sakit, jaringan komunikasi, dan rantai pasokan perangkat keras. Anthropic menyatakan bahwa serangan besar pada beberapa mitra ini dapat berdampak pada lebih dari 100 juta orang.

Perluasan grup ini dilaporkan mencakup perusahaan keamanan identitas Okta (OKTA), Samsung dan SK Hynix dari Korea Selatan, aliansi militer NATO, dan badan keamanan siber Uni Eropa, menurut Financial Times. Para analis melihat waktu peluncuran model keamanan unggulan ini sehari setelah pengajuan IPO sebagai sinyal kepercayaan yang ditujukan kepada investor.

Langkah ini juga terjadi di tengah persaingan ketat. Pesaingnya, OpenAI, telah merilis model keamanan siber mereka sendiri, GPT-5.5-Cyber, kepada sekelompok penguji. Analis DA Davidson, Gil Luria, seperti dikutip Al Jazeera, menyatakan bahwa kedua perusahaan tersebut "berlomba untuk go public sebelum modal habis."


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.