bytedaily
Rabu, 15 Juli 2026 - 10:14 WIB

Bulog Gandeng Swasta Olah 2 Juta Ton Cadangan Beras Jadi Premium

Redaksi 14 Juli 2026 6 views
Bulog Gandeng Swasta Olah 2 Juta Ton Cadangan Beras Jadi Premium
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Perum Bulog menjalin kerja sama dengan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi Seluruh Indonesia (Perpadi) dan penggilingan swasta lainnya untuk mengolah cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 2 juta ton menjadi beras komersial berkualitas premium.

Langkah ini diambil karena Bulog tidak memiliki kapasitas penggilingan yang memadai untuk menyelesaikan target tersebut dalam rentang waktu empat bulan. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengolah stok CBP menjadi beras komersial, sesuai arahan Menteri Pertanian yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Rizal menjelaskan bahwa Bulog tidak mampu mengolah volume sebesar itu sendirian, sehingga sinergi dengan Perpadi menjadi krusial. Seluruh perwakilan Perpadi dari berbagai daerah dilaporkan telah menyatakan kesediaan mereka untuk mendukung program ini. Kerja sama ini juga melanjutkan kolaborasi sebelumnya dalam penyerapan gabah dan beras petani.

Beras yang akan diolah berasal dari stok CBP yang tersimpan di gudang Bulog. Beras tersebut akan diproses kembali melalui mekanisme 'rice to rice' hingga memenuhi standar beras premium. Bulog membuka peluang kerja sama dengan penggilingan swasta lain yang memenuhi persyaratan ketat, yaitu kemampuan menghasilkan beras berkualitas tinggi yang bersih, higienis, dan layak konsumsi.

Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program pengolahan CBP menjadi beras premium. Ia menekankan bahwa kerja sama dengan Bulog bukan hal baru dan pihaknya sepenuhnya mendukung kebijakan pemerintah menuju kemandirian serta kedaulatan pangan.

Dalam kesempatan terpisah, Rizal juga melaporkan peningkatan capaian penyerapan beras Bulog tahun ini. Hingga 13 Juli 2026, sejumlah wilayah seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan, serta beberapa kabupaten dan kota lainnya, telah mencapai 100 persen target penyerapan beras. Jawa Timur bahkan telah melampaui target penyerapan sekitar 970 ribu ton lebih cepat dari jadwal.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.