bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, Dana Investasi Kolektif (Collective Investment Trusts/CITs) semakin mendominasi penawaran rencana pensiun 401(k) di Amerika Serikat, dengan hampir 50% rencana dari perusahaan besar menggunakan instrumen ini. Data dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa CIT kini mencakup hampir separuh dari seluruh rencana 401(k) yang ditawarkan oleh perusahaan dengan aset lebih dari 10 miliar dolar. Data ini mencakup rencana pensiun dengan minimal 100 peserta.
CIT dianggap lebih murah bagi pemberi kerja dibandingkan reksa dana karena tidak diwajibkan mendaftar ke Securities and Exchange Commission (SEC). Hal ini menghilangkan biaya-biaya terkait pemasaran dan distribusi. Selain itu, produk CIT ditawarkan oleh bank yang bertindak sebagai fidusia dan diawasi oleh Office of the Comptroller of the Currency (OCC).
Namun, para kritikus berpendapat bahwa CIT tidak tunduk pada tingkat pengawasan dan pengungkapan yang sama seperti reksa dana. Mereka menambahkan bahwa OCC tidak memiliki kapasitas yang sama dengan SEC dalam menangani produk pensiun dan memastikan perlindungan investor. Seorang mantan pejabat SEC menyatakan kepada Bloomberg bahwa CIT membuat keputusan investasi seperti reksa dana, namun "tidak diatur seperti itu." Ia membandingkan situasi ini dengan menghemat uang saat membeli mobil dengan tidak membayar sabuk pengaman, "tetapi itu tidak selalu yang terbaik."
CIT adalah opsi investasi gabungan yang menggabungkan dana dari banyak investor ke dalam satu portofolio. Berbeda dengan reksa dana yang dapat dibeli di luar rencana kerja, CIT hanya tersedia melalui rencana pensiun yang memenuhi syarat pajak. Artinya, investor tidak bisa begitu saja membuka rekening pialang dan membeli saham CIT.
Meskipun CIT dapat memegang aset yang sama dengan reksa dana dalam rencana 401(k), biaya yang dikenakan cenderung lebih rendah karena regulasi yang berbeda. Tanpa pengawasan SEC, penghematan biaya kepatuhan dan administrasi dapat diteruskan kepada peserta program melalui pengurangan biaya.
Saat ini, bisnis CIT bernilai triliunan dolar, setara dengan reksa dana. Namun, insentif biaya membuatnya lebih menarik bagi perusahaan, terutama perusahaan besar, untuk menawarkannya kepada karyawan. Jika sponsor program dapat memenuhi batas kontribusi, CIT mungkin menjadi pilihan yang lebih masuk akal. Namun, reksa dana bisa menjadi pilihan yang lebih baik bagi sponsor program yang lebih kecil.
Perkiraan total aset yang dikelola oleh CIT sangat sulit dihitung karena industri yang terfragmentasi dan ketergantungan pada pelaporan mandiri oleh bank serta survei. Berbeda dengan reksa dana yang diwajibkan menerbitkan prospektus, pengungkapan informasi oleh CIT bergantung pada apakah mereka terdaftar di tingkat federal atau negara bagian. Meskipun banyak yang memberikan informasi yang memadai, kurangnya data publik mempersulit para ahli untuk mengevaluasi industri ini.
Sebagian besar perkiraan menempatkan pasar CIT pada kisaran 6 hingga 7 triliun dolar aset. Angka ini dibandingkan dengan 31,4 triliun dolar yang diinvestasikan dalam reksa dana. Laporan Morningstar tahun 2026 menemukan bahwa CIT kini menguasai 54% aset yang ada dalam dana tanggal target (target date funds) pada akhir tahun 2025.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.