bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, Diamond Hill Capital, sebuah perusahaan di bawah First Eagle Investment Management, menyoroti Carrier Global Corporation (NYSE:CARR) sebagai posisi baru yang ditambahkan dalam surat investor kuartal pertama 2026 untuk strategi 'Large Cap'. Carrier Global Corporation (NYSE:CARR) merupakan penyedia solusi iklim dan energi cerdas yang beroperasi melalui segmen Pemanasan, Ventilasi, dan Pendingin Udara (HVAC) serta Refrigerasi.
Dalam surat investornya, Diamond Hill Capital Large Cap Strategy menyatakan bahwa Carrier Global Corporation (NYSE:CARR), setelah pemisahan dari United Technologies pada Maret 2020, kini menjadi bisnis yang fokus dan berkualitas tinggi. Perusahaan ini dinilai berada dalam posisi yang sangat baik untuk terus meraih pangsa pasar dan meningkatkan margin dalam jangka panjang. Meskipun demikian, penurunan siklus di pasar residensial telah membebani hasil jangka pendek, sehingga menciptakan peluang untuk memulai posisi dengan diskon yang signifikan dari estimasi nilai intrinsik perusahaan.
Pada penutupan perdagangan 22 Mei 2026, harga saham Carrier Global Corporation (NYSE:CARR) berada di $63,14 per saham. Dalam satu bulan terakhir, saham CARR mencatat imbal hasil 1,99%, namun mengalami penurunan 11,05% selama 52 minggu terakhir. Kapitalisasi pasar Carrier Global Corporation (NYSE:CARR) tercatat sebesar $52,44 miliar.
Laporan keuangan kuartal pertama 2026 Carrier Global Corporation (NYSE:CARR) menunjukkan penjualan sebesar $5,3 miliar, laba operasi yang disesuaikan sebesar $594 juta, dan laba per saham yang disesuaikan (EPS) sebesar $0,57. Meskipun potensi investasi CARR diakui, ada pandangan bahwa saham-saham AI tertentu menawarkan potensi kenaikan yang lebih besar dengan risiko penurunan yang lebih kecil.
Data menunjukkan bahwa 59 portofolio dana lindung nilai (hedge fund) memiliki Carrier Global Corporation (NYSE:CARR) pada akhir kuartal keempat 2025, meningkat dari 48 pada kuartal sebelumnya. Namun, perusahaan ini tidak termasuk dalam daftar 40 Saham Paling Populer di Kalangan Dana Lindung Nilai Menjelang 2026.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.