bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 09:50 WIB

Kenaikan Harga Ponsel Baru Tak Otomatis Dongkrak Pasar Ponsel Bekas di Awal 2026

Redaksi 09 Maret 2026 11 views
Kenaikan Harga Ponsel Baru Tak Otomatis Dongkrak Pasar Ponsel Bekas di Awal 2026
Ilustrasi: Kenaikan Harga Ponsel Baru Tak Otomatis Dongkrak Pasar Ponsel Bekas di Awal 2026

bytedaily - Lonjakan harga smartphone baru yang diprediksi terjadi sejak awal 2026 akibat kelangkaan chip memori global tampaknya belum berbanding lurus dengan geliat pasar ponsel bekas di Indonesia. Para pedagang di sentra penjualan ponsel bekas melaporkan penjualan yang masih lesu memasuki tahun ini.

Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, sebelumnya memprediksi kenaikan harga ponsel baru akan mendorong konsumen beralih ke opsi yang lebih terjangkau, termasuk ponsel bekas, atau menunda pembelian. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan hal berbeda. Soraya, karyawan Max Cellular di ITC Fatmawati, mengaku penjualan HP bekas justru lebih sepi dibandingkan tahun lalu, bahkan menjelang Ramadan dan Lebaran pun belum ada peningkatan signifikan. Mayoritas pembeli yang datang pun mencari perangkat dengan harga di bawah Rp1 juta, dengan prioritas pada kapasitas RAM dan memori internal.

Penjual lain, Vivi, juga mengonfirmasi penurunan permintaan ponsel bekas, termasuk untuk merek iPhone. Meskipun demikian, model lama seperti iPhone 13 dan iPhone 11 masih kerap dicari, dengan iPhone 13 bekas dibanderol sekitar Rp6,7 juta tergantung kondisi. Sementara itu, Marco menilai kondisi ekonomi yang belum pulih turut menekan daya beli masyarakat, meskipun transaksi harian masih ada namun tidak sebanyak tahun sebelumnya. Ia juga mencatat adanya kenaikan harga pada beberapa tipe iPhone bekas seperti iPhone 15 series akibat keterbatasan stok.

Perubahan perilaku konsumen juga terlihat dari maraknya riset harga melalui media sosial sebelum mendatangi toko. Diki, seorang penjual ponsel, menjelaskan bahwa calon pembeli kini sudah lebih teredukasi mengenai harga dan model yang diinginkan melalui platform seperti Instagram dan TikTok.