bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, firma riset Loop Capital pada 22 Mei memulai cakupan terhadap saham American Express Company (NYSE:AXP) dengan memberikan peringkat 'Beli' dan menetapkan target harga sebesar $389.
Loop Capital menyatakan pandangannya terhadap sektor keuangan sebagai 'stabil hingga membaik' dan menunjuk American Express sebagai pilihan utamanya. Analis firma tersebut menyampaikan dalam catatan risetnya bahwa saham AXP berpotensi terus menguat meskipun ada ketidakpastian dalam lingkungan makroekonomi yang lebih luas.
Menurut firma tersebut, kekhawatiran mengenai PHK yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) telah menekan kelipatan valuasi American Express dan menciptakan apa yang mereka anggap sebagai titik masuk yang menarik bagi investor. Loop Capital juga menyebutkan bahwa American Express memiliki basis pelanggan yang lebih luas, yang diyakini dapat membatasi dampak potensi kehilangan pekerjaan terkait AI terhadap pertumbuhan pendapatan perusahaan.
Dalam berita terpisah pada 20 Mei, American Express dan Fanatics mengumumkan kemitraan strategis. Berdasarkan kesepakatan tersebut, American Express akan menjadi Mitra Pembayaran Resmi di lokasi online dan ritel Fanatics tertentu di seluruh dunia. Perusahaan juga akan menjadi sponsor utama untuk Fanatics Fest, salah satu festival penggemar olahraga tahunan terbesar yang diadakan di New York City.
Kedua perusahaan juga mengumumkan peluncuran kartu Fanatics American Express® baru yang akan berjalan di jaringan Amex dan diperkirakan akan diluncurkan akhir tahun ini. Kartu tersebut dirancang untuk memberikan penggemar olahraga imbalan dan pengalaman tambahan yang terkait dengan kegemaran mereka.
American Express Company (NYSE:AXP) adalah merek pembayaran global dan gaya hidup premium yang didukung oleh teknologi. Bisnisnya mencakup penerbitan kartu, akuisisi pedagang, dan layanan jaringan pembayaran, yang melayani konsumen, usaha kecil, perusahaan menengah, dan korporasi besar di seluruh dunia.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.