bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program PNM Green Impact menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PNM berkolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas lingkungan, masyarakat, dan nasabah binaannya untuk menanam 22 ribu pohon mangrove secara serentak di 18 titik kawasan pesisir di Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PNM yang menargetkan penanaman 196.700 pohon mangrove di 58 lokasi di seluruh Indonesia hingga tahun 2026. Upaya ini bertujuan untuk menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Menurut Direktur Utama PNM, Kindaris, menjaga lingkungan tidak terpisahkan dari upaya pemberdayaan. Banyak nasabah PNM yang usahanya bergantung pada ekosistem pesisir, seperti perikanan, budidaya hasil laut, perdagangan, dan kuliner berbasis hasil laut. Kerusakan lingkungan pesisir tidak hanya berdampak pada alam, tetapi juga pada keberlangsungan usaha dan penghidupan keluarga.
Kindaris menekankan bahwa pemberdayaan yang sesungguhnya adalah memastikan masyarakat memiliki masa depan yang berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa menanam mangrove berarti menanam perlindungan lingkungan, keberlanjutan usaha masyarakat, dan harapan bagi keluarga yang bergantung pada ekosistem pesisir.
Selain melindungi pantai dari abrasi, intrusi air laut, dan gelombang ekstrem, mangrove juga berfungsi sebagai habitat biota laut dan penyerap karbon. Setiap pohon mangrove yang ditanam berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan mendukung ketahanan ekonomi masyarakat pesisir. Ekosistem mangrove juga membuka peluang ekonomi baru seperti pembibitan mangrove, ekowisata, budidaya perikanan ramah lingkungan, dan pengolahan produk bernilai tambah, yang diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Melalui PNM Green Impact, PNM menegaskan bahwa pemberdayaan tidak hanya terbatas pada akses pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga mencakup upaya menjaga lingkungan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi masyarakat.