bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 11:42 WIB

Sambut Era Digital, ITS Sulap Air Sungai Keruh Jadi Air Minum Berkualitas Tinggi

Redaksi 07 Maret 2026 11 views
Sambut Era Digital, ITS Sulap Air Sungai Keruh Jadi Air Minum Berkualitas Tinggi
(Gambar Hanya Illustrasi / Sumber: Pixabay Source)
bytedaily - Sebuah terobosan signifikan dalam bidang teknologi pengolahan air diperkenalkan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui pengembangan sebuah sistem inovatif. Teknologi ini mampu mengubah air sungai yang memiliki tingkat kekeruhan tinggi dan terkontaminasi polutan menjadi air minum yang aman dikonsumsi. Keberhasilan teknologi ITS dalam pengujian terbarunya di Pidie Jaya, Aceh, memberikan angin segar bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses sumber air bersih yang layak.

Metode yang dikembangkan ITS ini memanfaatkan gabungan teknologi membran filtrasi mutakhir dan proses disinfeksi UV terkini. Sistem ini dirancang untuk bekerja secara efisien bahkan dengan sumber air yang memiliki kualitas rendah, menjadikannya solusi ideal untuk daerah-daerah yang bergantung pada sumber air permukaan yang rentan terhadap pencemaran. Keunggulan lain dari teknologi ini adalah kemampuannya untuk beroperasi secara mandiri dengan daya listrik minimal, serta biaya operasional yang relatif rendah, sehingga sangat memungkinkan untuk diterapkan dalam skala komunitas.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Imam Santoso, dalam kunjungannya ke lokasi pengujian, menyatakan apresiasinya terhadap peran perguruan tinggi dalam menghasilkan solusi teknologi yang menjawab kebutuhan riil masyarakat. Ia berharap inovasi seperti ini dapat diperluas penerapannya, tidak hanya di Pidie Jaya, tetapi juga di berbagai wilayah lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa dalam penyediaan air bersih.

Adopsi teknologi pengolahan air ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi kasus penyakit yang ditularkan melalui air, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan dan terpencil. ITS sendiri berkomitmen untuk terus melakukan riset dan pengembangan lebih lanjut guna menyempurnakan teknologi ini, serta memfasilitasi transfer pengetahuan dan teknologi kepada pemerintah daerah dan masyarakat luas.