bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

Tensi Geopolitik Global Mengancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

Redaksi 05 Maret 2026 10 views
Tensi Geopolitik Global Mengancam Stabilitas Ekonomi Indonesia
(Gambar Hanya Illustrasi / Sumber: Situs Berita (angular.dev))
bytedaily - Jakarta - Ketegangan geopolitik yang memanas di berbagai belahan dunia, terutama di Timur Tengah, mulai menimbulkan kekhawatiran serius terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran, serta potensi penutupan jalur vital seperti Selat Hormuz, berpotensi menciptakan gelombang kejut yang signifikan.

Analis ekonomi memprediksi dampak langsung dapat dirasakan pada harga komoditas global, khususnya minyak bumi. Kenaikan harga energi ini akan berdampak pada biaya produksi berbagai sektor industri di Indonesia, yang pada gilirannya dapat mendorong inflasi. Hal ini juga berisiko menekan realisasi subsidi pemerintah, termasuk subsidi perumahan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Selain ancaman dari Timur Tengah, peringatan keras dari China mengenai potensi kesulitan ekonomi di masa depan juga menambah kompleksitas situasi. Hubungan dagang yang erat antara Indonesia dan China membuat ketidakstabilan ekonomi di negara tirai bambu tersebut berpotensi memberikan efek domino.

Pemerintah Indonesia melalui berbagai forum, termasuk rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), terus berupaya memetakan dan mengantisipasi dampak krisis global ini. Fokus utama adalah menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi, dan memastikan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan (HBKN).

Upaya diversifikasi sumber energi dan penguatan pasar domestik menjadi kunci strategis dalam mitigasi risiko. Indonesia perlu meningkatkan ketahanan ekonomi agar tidak terlalu rentan terhadap guncangan eksternal yang tidak terduga di masa mendatang.