bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 17:33 WIB

Tokyo Menjadi Pusat Teknologi Global 2026 Lewat SusHi Tech Tokyo

Redaksi 26 April 2026 9 views
Tokyo Menjadi Pusat Teknologi Global 2026 Lewat SusHi Tech Tokyo
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, Tokyo diposisikan sebagai destinasi teknologi terpenting pada tahun 2026 melalui penyelenggaraan SusHi Tech Tokyo 2026. Konferensi ini mengusung pendekatan berbeda dengan fokus pada empat domain teknologi yang terdefinisi secara ketat. Setiap domain akan didukung oleh demonstrasi langsung, area pameran khusus, dan sesi yang menghadirkan para praktisi dan investor global di bidangnya.

TechCrunch turut berpartisipasi sebagai mitra media resmi. Tim Startup Battlefield TechCrunch akan hadir untuk memilih satu semifinalis unggulan dari SusHi Tech Challenge yang akan melaju ke TechCrunch Disrupt Startup Battlefield 200, sebuah panggung peluncuran bergengsi di dunia teknologi.

SusHi Tech Tokyo 2026 akan menghadirkan sesi yang mendalam mengenai kecerdasan buatan (AI) dengan pembicara seperti Howard Wright dari Nvidia, Rob Chu dari AWS, dan Eric Benhamou dari Benhamou Global Ventures. Mereka akan membahas implementasi AI skala besar dan risiko yang menyertainya. Di area pameran, startup universitas bertema AI akan beradu inovasi dengan pemain global. Selain itu, AI Film Festival Japan akan mengeksplorasi bagaimana AI membentuk ulang budaya secara real-time.

Robotika juga menjadi sorotan utama, di mana interaksi langsung dengan robot akan disajikan. Nissan, Isuzu, dan Qasar Younis dari Applied Intuition akan membahas bagaimana kendaraan yang dikendalikan perangkat lunak merevolusi sektor transportasi. AI fisik bukan lagi sekadar tren masa depan, melainkan kenyataan yang dapat disaksikan di Tokyo pada 27 April.

Keamanan siber akan dibahas oleh Eva Chen dari Trend Micro dan Noboru Nakatani dari NEC. Sementara itu, investor teknologi iklim terkemuka dari Breakthrough Energy dan Cleantech Group akan memaparkan arah investasi global di sektor ini. Pengalaman mendalam tentang risiko iklim dan bencana akan dihadirkan melalui simulator bencana VR dan tur infrastruktur pengendali banjir bawah tanah Tokyo.

Dalam bidang animasi, CEO dari Production I.G, MAPPA, dan CoMix Wave Films akan berdiskusi tentang upaya menjadikan Tokyo sebagai pusat industri animasi dunia, setara dengan Hollywood. Startup di area pameran akan memamerkan penggunaan AI untuk menerjemahkan manga secara global, menghasilkan musik dari teks, dan menghidupkan kekayaan intelektual Jepang menjadi anime yang didistribusikan ke seluruh dunia.

Bagi mereka yang tidak dapat hadir secara fisik, SusHi Tech Tokyo 2026 menawarkan solusi partisipasi jarak jauh yang inovatif. Staf di lokasi akan bertindak sebagai perwakilan peserta jarak jauh, membawa perangkat yang menampilkan wajah mereka untuk memungkinkan interaksi langsung dengan peserta dan pameran secara real-time. Opsi lain termasuk streaming sesi secara online bagi pemegang tiket.

Selain acara startup, Pemerintah Metropolitan Tokyo juga akan menyelenggarakan pertemuan para pemimpin dari 55 kota di lima benua. Pertemuan ini akan berfokus pada tema "Masa Depan Perkotaan Baru yang Dibangun di Atas Ketahanan Iklim dan Bencana." Summit para pemimpin kota ini merupakan bagian dari G-NETS (Global City Network for Sustainability), yang diselenggarakan oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo sejak 2022 untuk membahas solusi tantangan perkotaan, dengan penekanan pada ketahanan terhadap bencana iklim perkotaan dan kesejahteraan warga. Summit ini dapat disaksikan secara langsung melalui YouTube oleh publik.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.